Wednesday, August 29, 2007
gerhana bulan
dari jam 5 sore sampai 7.30 malam
tiga orang manusia bertengger di atap jemuran
menjadi saksi tertutupnya bulan oleh bumi sampai tersingkap pelan seiring malam
bulan terang benderang memantulkan matahari dengan pendar2nya
dengan cangkir kopi dan sebungkus rokok mentol
dan seseorang melantunkan ayat suci
sempurnanya malam ini
walaupun dingin menggigit
dan beberapa pesawat yang melintas mengganggu pertunjukan gerhana
indahnya,
Subhanallah..
nifsu syaban part2
Fadilah nifsy sya'ban diantaranya dapat menambah rejeki, dapat mempertebal iman serta islam kita kepada Allah.
sejarahnya, setengah dari bulan sya'ban termasuk bulannya rasulullah dan banyak perkara ditetapkan tentang suatu yang jelek, celaka, baik , buruk dll.
mungkin lain waktu aku coba lagi cari tambahannya :)
nifsu syaban
Allhamdulillah....aku bisa bertemu dengan malam ini, dikabari seorang teman dan melakukan apa yang dianjurkan untuk dilakukan.
tidak banyak yang aku tahu, selain ini adalah malam pergantian ke bulan syaban yang dimuliakan.
Allhamdulillah ya Allah...aku bahagia...aku bersujud memohon ridhoMu....selain doa2 yang terpanjat itu...perkenankan Allah, aku memohon satu hal yang selalu membuatku tercekat kehilangan kata2 untuk meminta jalanMu.
bukakan jalan itu Allah, jika memang dia baik untuk aku.
jika memang aku membawa kebaikan untuk dia,
agar tidak lagi terasing di dunianya sendiri...
amin
Monday, August 27, 2007
....
di sebuah kota yg selama ini aku juga ngeblank habis!
apa ini sebuah cara yang dipertunjukkan Yang Diatas sana?
sebuah tempat untuk mengendapkan rasa, menghimpun asa baru, memulai sebuah pertempuran baru dan membuktikan diri lagi kalo seorang arifyanti masih bisa bangun dan berdiri tegak?
kepada siapapun? semangat itu sudah mulai terbangun,
although still i'm affraid..that i could never see you again.
deep down from my heart, i always missing you, stranger!
apapun itu, semoga hanya hal terbaik yang akan menghampiri hidupmu
dan jika setiap saat terkenang, hanya doa-doa yang bisa kurapalkan, semoga aku seteguh karang
semoga kamu temukan jalan untuk menjadi jauh lebih baik....dan teguh...
dan semoga saja kamu seteguh itu!
Tuesday, August 21, 2007
sempit
aku ketemu orang yang dekat dengan kehidupan laki2 terakhir
kebetulan sekali dia terlibat dalam launching buku teman
apa dia sekarang masih tinggal bersamanya ?
entah kenapa aku masih peduli...
Sunday, August 05, 2007
3 agustus 2007
semua cara agar connected aku lakukan
seratusan panggilan terabaikan...
puluhan pesan pendek tidak dijawab
aku ga tau harus ngusahain apa lagi, niatan menemuimu terpaksa kutelan bulat2.
kenapa mesti memilihku untuk kau abaikan, aku ga bisa!!
kenapa hubungan baik kita harus menguap begitu saja? apa yang salah dengan semua hal?
apa yang kau takutkan jika menemuiku kembali? seperti sebelum saat kamu hrs pergi ?
aku menunggu kamu kembali. tapi datangmu ternyata malah tak kudeteksi. ada apa lagi kali ini?
kenapa harus tanpa sua dan kata
berakhirlah segala hal...
Sunday, July 29, 2007
another accident, another side of me!

sabtu, 14 juli 2007
selalu saja..
emng intuisi ga boleh diabaikan.
semua rasa ga enak dan ga nyaman itu beralasan...
sebuah pertanda, sebuah kecelakaan lagi terjadi..kesekian kali selama tinggal di Jogja.
dua kali dalam dua bulan ini, di ruas jalan yang sama
dan untuk stranger yang selalu saja bermasalah itu...dari rentetan smsku..harusnya dia juga baca pertanda itu, bisa2nya aku takut ga ketemu dia lagi..
hhhh...what a terrible thing!
dan aku masi smpt sms dia tepat sebelum aku menempuh jalan pulang.
dan selalu saja terabaikan hal2 bodoh itu..hei...kemana aja kamu !!!! sampai ruang hati itu terburai di jalanan. dasar bodoh! sakit itu, perih itu, setetes darah itu dan semua kepeninganku
tidak berasa sesakit akibat bungkammu. dan emang kamu begitu,
tidak ada satupun yang mampu mengubahmu jadi lebih sedikit terhormat!
Thursday, June 28, 2007
i love you babe
teguran ini datang dengan kompak tanpa rencana, dimulai dari kondisi yang tidak bisa teridentifikasi oleh badanku. semua bagian menegang dan mengencang hingga berasa sakit
berarti sesuatukan ini ?
dia bermasalah...kena sebuah kasus. walo akhirnya bisa keluar dengan jiwa raga terluka
harus bagaimanakah ini? hidup yang tidak pernah mudah dijalani dengan cara yang mainstream
apapun nanti...apa yg bakal terjadi, terjadilah .. suatu hari,
semua orang akan di sebut ayah, ibu, nenek, kakek, om, tante dan anak, cucu...
Dying Young
( sebuah inspirasi...dari blog http://voicesnoises.blogs.friendster.com/voices_noises/relationships
“Hari ini tulisanku tentang aborsi dimuat di jawapos. Baca di www.jawapos.co.id ya thx atas supportnya.” begitu bunyi SMS dari kawanku dr Yusuf. Itulah SMS yang pertama masuk di inbox-ku hari ini. Aku percaya bahwa SMS itu bukan kebetulan. Nggak ada yang namanya kebetulan di dunia ini. Semua hal, dari yang kecil-kecil sampai yang besar-besar, selalu punya maksud. Dan aku tahu maksud SMS itu buat aku. SMS itu adalah kesempatan buat aku untuk berbagi pengalaman gelapku. SMS itu adalah tantangan buat menguji nyaliku, mengetes kejujuranku. SMS itu adalah pintu terbuka untuk tiba di hatiku. Untuk menjadi diriku.
Baiklah… aku akan ceritakan pengalaman gelap itu. Pengalaman yang baru aku ceritakan ke beberapa sahabat. Pengalaman yang belum pernah aku ceritakan ke keluargaku. So here we go….
Waktu masih kuliah di Jogja dulu, aku pernah hamil sebelum nikah. Dan karena itu aku melakukan aborsi. Jaman segitu, aku masih jadi orang yang amat teramat bodoh dan tolol. Bodoh dan tolol karena aku nggak berani jadi diriku sendiri. Jaman segitu, aku masih takut dengan label-label yang diberikan orang-orang. Takut dengan cap-cap yang diberikan keluarga, teman-teman, masyarakat, agama, dan budaya. Waktu itu aku masih takut dengan penilaian-penilaian yang sangat hitam putih bahwa yang baik, bahwa yang sukses selalu mendapat sanjungan dan pujian, dan yang buruk dan yang gagal mendapat cemooh dan pengucilan. Waktu itu aku masih [memilih] hidup dalam lingkungan seperti ini. Karena itu, meskipun sebenarnya aku nggak ingin melakukan aborsi, namun hal itu tetap aku lakukan. Aku takut aku dan keluargaku dipandang buruk. Aku nggak sampai hati membayangkan wajah kedua orangtuaku. Nggak tega membayangkan kalau ibu dan bapakku jadi bahan gunjingan keluarga besar dan teman-teman mereka. Aku kasihan pada mereka kalau hal itu sampai terjadi. Selain itu, aborsi aku lakukan karena ketakutanku sendiri. Takut dengan omongan teman-teman, keluarga dan tetangga. Takut dengan omongan siapa saja.
Ahh… kalau mengingat hari-hari gelap itu, aku bersyukur hari ini aku masih bisa hidup dan menikmati hidup. Kenapa aku bilang begitu? Karena aborsi yang aku lakukan cukup berbahaya. Aku terpaksa menempuh cara berbahaya itu karena sudah datang ke dokter umum dan rumah sakit tapi tidak ada dokter umum dan rumah sakit yang mau melakukan aborsi itu. Aku nggak bisa mencari dokter dan rumah sakit lainnya karena uangku terbatas, dan waktuku terbatas. Saat itu usia kandungannya mungkin sudah sekitar 3 bulan. Aku sudah coba apa saja yang aku dengar-dengar bisa menggugurkan kandungan. Coba makan ragi, nanas, pil-pil menstruasi. Semua aku coba, tapi tidak ada yang berhasil. Janin itu tetap hidup, terus tumbuh.
Karena aku tidak berhasil mendapat bantuan dokter, akhirnya aku pergi ke dukun. Waktu datang ke situ, aku takut kalau-kalau ada saudaraku di Jogja dan orang-orang yang aku kenal melihatku masuk ke rumah dukun itu. Padahal rumah itu tidak ada plang apa-apa yang menunjukkan bahwa itu rumah dukun. Begitulah ketakutanku. Begitulah aku yang terus dikejar-kejar penilaian masyarakat. Sedemikian besar ketakutan itu sampai aku rela mempertaruhkan nyawaku untuk itu. Soal nyawa, saat itu, mungkin menjadi nomor kesekian. Yang jadi nomor satu waktu itu, adalah harga diri. Harga diri yang sebenarnya semu. Dan demi harga diri, aku pasrah saja tubuhku hendak diapakan oleh si dukun.
Ibu dukun itu ternyata memasukkan beberapa tangkai atau ranting2 kecil tanaman [entah tanaman apa] ke dalam vaginaku. Tangkai itu ada di dalam vaginaku selama berjam-jam untuk proses pengguguran itu. Selama proses itu, ibu dukun tidak mengijinkan aku tinggal di rumahnya karena ia khawatir ketahuan tetangganya atau orang lain, entah siapa. Aku juga tidak bisa kembali ke kosku karena teman-teman sering nongkrong di kamarku. Akhirnya aku ke hotel murahan dengan membawa seluruh uang yang aku punya. Dan saat itu, uangku nggak banyak. Aku ingat, waktu itu aku sampai memecah celengan. Padahal isinya cuma koin-koin seratus rupiahan.
Aku di hotel tidak sendiri. Ada lelaki itu. Tidak perlu aku sebutkan siapa dia. Karena aku nggak tahu apakah dia sudah punya nyali atau belum untuk menceritakan ini. Tapi aku bersyukur ketika itu dia tidak kabur meninggalkanku. Dia terus menemaniku selama proses situ. Ada kalanya dia harus meninggalkan aku sendirian di hotel untuk beli makanan, susu dan vitamin.
Barangkali para petugas hotel terheran-heran dengan kami waktu itu. Ada 2 anak muda laki-laki dan perempuan masuk kamar hotel, tapi yang terdengar dari luar bukan suara orang sedang making love, malah suara orang mengaji. Ya itulah yang kami lakukan di dalam kamar hotel. Dia membaca Al-Qur’an. Dan aku membaca doa-doa dari buku kecil yang isinya doa-doa berbahasa Arab dengan terjemahan Bahasa Indonesia di bawahnya.
Dia terus mengaji dan aku terus berdoa.Ketika tubuhku mulai panas dan keringat dingin, aku terus berdoa sambil minum Biogesic atau minum madu. Ibu dukun itu memang sudah memberitahu bahwa suhu badanku akan naik dan aku akan panas dingin. Aku benar-benar mengalami ini, panas-dingin dan menggigil. Aku merasa bahwa nyawaku di ujung tanduk. Merasa bahwa kematianku sangat mungkin terjadi dalam hitungan jam, menit bahkan detik. Kalau ada satu hal yang aku bisa banggakan dari diriku adalah aku orang yang tidak mudah menyerah. Dalam kondisi dimana harapan hidupku sudah tipis, aku masih punya semangat yang tebal. Semangat bahwa aku harus hidup. Aku harus hidup untuk menjadi lebih baik dari hari ini.
Aku terus melawan kesakitan dari dalam perutku, keletihan tubuhku, dan keputusasaanku. Jika sakit tidak begitu menyerang, aku jalan-jalan kecil di dalam kamar hotel sambil terus berdoa. Akhirnya setelah berjam-jam seperti itu, perutku diserang kesakitan yang hebat. Janin itu akhirnya keluar. Dia memberojol di antara selangkangan kakiku. Jatuh di lantai kamar mandi hotel. Aku tak sampai hati untuk melihatnya. Jadi aku nggak tahu bagaimana bentuk persisnya. Yang aku tahu bahwa janin itu keluar dalam bentuk gumpalan-gumpalan seperti potongan daging hati mentah yang biasanya dibuat lauk. Setiap kali gumpalan itu mau keluar, aku diserang kesakitan.
Lama-kelamaan gumpalan daging itu berhenti keluar. Yang tersisa adalah darah yang mengucur. Mengucur lebih deras daripada saat menstruasi. Entah berapa tumpuk pembalut aku habiskan untuk menampung darah itu. Aku ingat lemari di kamar hotel itu, isinya cuma bertumpuk-tumpuk pembalut.
Kami berada di hotel mungkin selama 2 atau 3 hari. Setelah kami yakin bahwa janin itu sudah keluar, aku kembali ke kos. Sebenarnya pendarahan masih cukup deras, tapi berhubung uang sudah menipis, jadinya aku kembali ke kos. Selama masa pemulihan itu aku minum jamu yang diberikan ibu dukun itu. Jamunya harus digodok di panci yang stainless steel. Pokoknya ribet. Dan rasanya pahit.
Sunday, June 24, 2007
good bye my lover !
love you....
20 juni 2007
Friday, May 11, 2007
devil wears my body
love bites
i dont think that ur thing is better left unsaid !! cause, i really care with u.
i dont wanna breaking it again ! i swear, im just too tired of being broken. again..n again !
Tuesday, May 08, 2007
broken stranger
Saturday, May 05, 2007
apa yang harus ku lakukan agar kamu menengokku ?
Thursday, April 26, 2007
i swear i do care !

i'll do my best for you. i'm gonna prove that i'm just so strong enough to be your girl!!
last night, sheryl crow sang it along the time you were slept. i like the smell of your body even when you're sick, i'm gonna be with you. so you wont be alone if you had a really terrible nightmare. i care with you, stranger !
Saturday, April 14, 2007
Monday, April 02, 2007
if loving you is wrong, i dont wanna be right!
dan kenapa tulisanku sebelumnya hilang sebelum aku publish, rasanya ga sama kalau mengulang apapun yang tadi udah aku tulis. bener2 ga sama...
ekspresinya jadi ga natural lagi...aku ga tau..
kenapa aku minta..minta dan memohon lagi kamu mau menghabiskan waktu kamu barengan aku sekarang. aku ga mau tau, kenapa aku ga mau tau apa maumu, apa yang kamu butuhkan?
tetapi, ketika aku ingin menghilang, agar aku mampu dengan sempurna melupakanmu
kamu berkeberatan
kamu ga ingin kehilangan apa yang tidak kamu mau miliki
susah ya jadi manusia...
dan setan apa ini,
aku mau pergi tapi aku malah makin mendekat
aku ingin lari menjauh, tapi knapa aku malah memeluk kamu erat dan tidak ingin terpisahkan sedikitpun?
Sunday, April 01, 2007
ku rasa ada kupu2 di perutku
yap...
segala hal memang ga pernah mudah bagiku, tapi ga pa-pa. i'll fight for him, though inside of me is broken now...
apapun yang terjadi, mungkin yang terbaik biat kita...hitungan menit aku bakal tahu. layak atau nggak aku bersamanya...i love him simply....
Friday, March 30, 2007
stranger (part 2)
saat ini
aku menyukainya,
aku menyayanginya
penghargaanku pada jati dirinya benar2 dengan mengabaikan semua gap yang ada
semuanya aku usahakan tidak selalu berdasarkan romantisme bersukaan pada umumnya
aku udah pikirkan semuanya sebelum malam kemarin
dan aku tidak keberatan untuk menghadirkan secara utuh di hadapannya,
tanpa prasayarat.
tidak pernah ada manusia terbusuk di bumi ini
cuma masa lalu yang mungkin tidak secara bijak bisa di kelola
aku tidak peduli dengan identitasmu, tahun kelahiranmu, dan semua perbedaan mencolok yang kamu sadarkan..
karena aku tidak mau mengaburkan seluruh respekku kepadamu
aku menghargai kamu seutuhnya
karena preferensi kamu adalah kamu
aku suka karena apapun yang kuamati dari kamu memang buat aku nyaman
dan aku ga mau jaim dengan apa yang aku rasakan
mau sayang aja kok repot ^_^
semua embel2 yang terlanjur dilekatkan pada kamu
hanya sebuah aksesori
yang sejatinya kamu, kamu yang tahu
dan aku menyukainya sejauh ini
kamu yang sebenarnya...
meski masih terasa agak buram....
aku nyaman kok,
orang asing !!
Monday, March 26, 2007
stranger in small town
ada yang kurang sejak orang asing itu menghilang dari depan mataku
pertanyaanku tidak mampui terjawab karena
dia sama sekali tidak memberi akses itu padaku
setelah beberapa hal manis dilalui barengan
eh...
sekarang dia entah kemana??
apa iya konsep; dia butuh waktu sendiri sedang berlaku saat ini ?
tapi kan aku lagi kena sindrom tidak bisa sendiri?!!!
aku butuh dia, tapi dia pingin sendirian
trus gmn???
seperti ketakutanku sebelumnya....
tampaknya aku mulai menyukainyawaduh gmn nih?










